2013/04/16

Nissan X-Trail 2.5 St CVT



Model : Nissan X-Trail 2.5 St - CVT (T31)
Production Year : 2008-now
Price : IDR 373mills (new, 2013 price) , IDR 230-280mills (2nd hand, vary by year)
Engine : QR25DE 4-inline DOHC CVTC 170PS 226Nm
Dimension : 4630x1785x1685
Curb Weight : 1531kg
Transmission : XTronic CVT with M-Mode (6-speed)
Drivetrain : Front Engine-Front Wheel Drive (FF)
Wheel : 17x6,5 ; 215/65/17 (2008-2011), 225/60/17 (2012-now)
Suspension : Independent McPherson Strut with Stabilizer (Front) , Independent Multilink Strut with Stabilizer Bar (Rear)
Safety : Crumple Zone, Dual Front Airbags, ABS+EBD, Pretensioner Seatbelts, Neck Shock Mitigation Seat
Special Features : Xtronic CVT, Touch Screen DVD iPod & Bluetooth Ready (2012 Facelift), HID Xenon Headlights (2012 Facelift), Smart Keyless Entry

Review
Nissan X-Trail generasi kedua diluncurkan oleh Nissan Motor Indonesia pada 2008. Modelnya tidak banyak berubah dari generasi sebelumnya (T30) meskipun banyak yang menyatakan lebih suka model lawas, namun tidak bisa dipungkiri model terbaru ini lebih modern dan model lawas mulai terlihat usang di mata kita. X-Trail punya 3 tipe pada awal peluncurannya, 2.0 M/T, 2.5 St CVT, 2.5 Xt CVT. 2009 muncul X-Trail 2.0 CVT, dan pada 2010 meluncur tipe dress-up Autech. Dan pada 2012 meluncur X-Trail facelift dengan ubahan pada headlamp, stoplamp LED, dan model velg. X-Trail facelift diluncurkan dengan 5 varian dengan bertambahnya trim X-TREMER yang berupa tambahan aksesoris, dan selang beberapa waktu kemudian keluar Urban Selection untuk tipe St. 

Exterior
Tampilan luar Nissan X-Trail mencuatkan kesan gagah dan kokoh, karena bentuk "kotak" nya yang masih dipertahankan. Sekilas X-Trail terbaru tampilannya mirip dengan Honda CR-V generasi kedua. Dikarenakan bodi yang panjang tapi mengotak. 


Tampilan luar mengotak (velg bukan bawaan standar)


velg standar palang 6 R17 dibalut ban 215/65/17


buritan yang terkesan kokoh

Interior
Bagian interior X-Trail ini cukup sederhana, minimalis, namun dibalut dengan bahan kulit, seperti pada Mazda CX-5. Tampilan speedometernya jujur, agak kurang berkelas, namun pada versi facelift (2012) modelnya sudah berganti mirip mobil eropa. Bentuk setirnya pun agak kurang berkelas.... Karena hanya 1 warna, berbeda dengan trim teratas (XT) yang dilengkapi remote steering dan two-tone hitam dan silver.

tampilan speedometer

Interior keseluruhan (head unit bukan bawaan standar)
Gear lever

Behind the Wheel
Kesan saya terhadap posisi duduknya, cukup tinggi, hanya saja ciri khas mobil-mobil Nissan SUV, pandangan depan terhalang bonnet yang tinggi (entah apa maksudnya).... Jika anda pernah mengemudikan Nissan Juke, yes... posisi duduknya mirip-mirip... Sehingga feel mengemudinya sangat jauh berbeda dari rival terdekatnya Honda CR-V yang posisi duduknya lebih mirip sedan. Dan..... kesulitan kedua ada pada jangkauan tangan.... Anda akan kesulitan menemukan posisi duduk yang pas agar tangan anda bisa menjangkau head unit sekaligus setir dan gear lever dalam 1 posisi.... Jadi jika ingin mengganti track lagu, harap bersabar sampai lampu merah terdekat... 
QR25DE engine generasi kedua ini punya spec di atas kertas yang "turun" dibanding X-Trail lawas. QR25DE pada X-Trail lawas punya tenaga 180PS dan torsi 250Nm, sedangkan yang ini "hanya" 170PS dan 225Nm. Turun 10PS dan 25Nm. Namun dipadu dengan transmisi XTRONIC CVT, penyaluran tenaganya lebih halus dibanding X-Trail lawas, meski responnya lebih lambat daripada X-Trail lawas, semua orang yang pernah mengemudikan X-Trail lama (T30) akan merasa tarikan awalnya lebih enak yang lama daripada yang baru. Penyaluran tenaga girboks CVT memang punya kelemahan di putaran awal yang tidak seenak matik konvensional, tapi girboks CVT lebih efisien dan lebih nyaman dibanding matik konvensional. Pindahkan gear lever ke M-Mode dan responnya akan lebih enak, tapi ingat, M-Mode pada CVT ini dibatasi. Berbeda dengan transmisi tiptronic pada matik biasa yang bisa anda "hajar" sampai redline, M-Mode pada XTRONIC CVT di X-Trail tidak. Jika anda memaksa jarum tachometer tetap tidak akan bergerak sebelum anda menggeser tuas. Ini cukup mengganggu untuk pengemudi antusias, tapi bagi pengemudi santai hal ini tidak akan berpengaruh.... so what's the point of that M-Mode?? Setidaknya M-Mode pada X-Trail ini cukup membantu saat anda butuh engine brake di jalanan menurun.
1 hal yang positif pada mobil ini, bantingannya cukup lembut, ini SUV Crossover kelas 300juta ternyaman yang pernah saya tumpangi. Hanya saja kritik saya pada pengendalian, it feels like driving a family car.... Besar, lamban (baca= tidak lincah), minim feedback setir, dan tentu saja agak limbung. Jika anda butuh SUV Crossover untuk disetir sendiri, buy a Honda CR-V or Mazda CX-5....

Ergonomika
Besar diluar, belum tentu besar di dalam. Saya menyukai ruang bagasinya yang luas, karena mudah saat membawa barang-barang, namun tidak dengan row 2 nya. Row 2 nya sangat sempit untuk SUV Crossover berukuran sebesar ini, termakan volume bagasi. Mengapa Nissan tidak mau mengorbankan sedikit ruang bagasi untuk legroom yang lebih lapang di baris kedua?? 

Pros
- Kenyamanan
- Penyaluran tenaga halus
- Ruang bagasi besar
- Bahan interior
- Mode Manual pada transmisi
- Terbilang irit dibanding pendahulunya
- Fitur cukup lengkap

Cons
- Tenaga kurang responsif
- Legroom baris kedua sempit
- Handling buruk
- Pandangan depan terhalang bonnet
- Posisi mengemudi kurang nyaman
- Rem over sensitif

Pendapat Pribadi
X-Trail ini cukup nyaman, ya, untuk harga 300-400juta ini mobil ternyaman yang pernah saya tumpangi.... Karena itu anda lebih baik serahkan kunci pada supir dan nikmati duduk di belakang karena mengemudikan mobil ini sungguh tidak menyenangkan. Dengan catatan anda wanita atau pria berpostur tubuh kecil (<60kg)... karena orang bertubuh besar tidak akan merasa nyaman duduk di baris kedua. Jika anda hanya ordinary driver, bukan pengemudi antusias, mobil ini juga cukup baik. Tentu saja mendukung rutinitas anda yang sering membawa barang berukuran besar karena bagasinya sangat luas, atau anda seorang audiophile, belilah mobil ini karena bagasinya luas sehingga instalasi speaker dan subwoofer bisa fleksibel. Tapi untuk pengemudi antusias, sekali lagi, just avoid this car and go to Honda or Mazda to buy a CR-V or CX-5.

Trivia
- Minimnya ubahan desain dari X-Trail lama ke baru karena berdasarkan sebuah survey, orang-orang menyukai model X-Trail lama dan tidak berharap modelnya berubah, karena itu ubahan pada sektor exterior sangat minim,
- X-Trail juga memiliki varian diesel yang dijual di Jepang.
- Penggunaan XTronic CVT pada X-Trail merupakan standar baru Nissan, dimana produk-produk Nissan sekarang sudah menggunakan XTronic CVT seperti Nissan Juke, Serena C26, Elgrand, dan Teana, bahkan digosipkan Nissan Livina terbaru juga akan menggunakan Xtronic CVT.







6 comments:

  1. Asik memang mobil ini, apalagi model yang baru, desainnya jauh lebih oke daripada yang lama. Jadi makin kesengsem. Gak salah deh kalo Nissan X-Trail, Mobil SUV Tangguh dan Sporty Terbaik :D

    ReplyDelete
  2. Br angkat 2008 msh original semua... sblmnya livina ultimate 2011... mantabb enak n power gede... empuk ... tp lmyn bwrasa minumnya setelah 1500cc hehe

    ReplyDelete
  3. Br angkat 2008 msh original semua... sblmnya livina ultimate 2011... mantabb enak n power gede... empuk ... tp lmyn bwrasa minumnya setelah 1500cc hehe

    ReplyDelete
  4. Jadi pengen angkatneh mobil 😁

    ReplyDelete
  5. Punya t30 XT thn 2005, dan pernah nyoba t31 AT, tadinya pengen nyoba dlu sebelum hijrah dri t30 ke t31. Krena ane suka mesin yg agresif, ternyata tdk se agresif kakaknya aka t30.. Akhirnya tetep megang t30 xt ampe skrng

    ReplyDelete