2013/06/19

Nissan Juke 1.5 RX CVT




Model : Nissan Juke 1.5 RX CVT
Production Year : 2011-now
Price : 246-256mills (2013, new) ; 21x-23x mills (2nd, vary by year)
Engine : HR15DE 1.498cc inline-4 DOHC CVTC 114PS 150Nm
Dimension : 4.135 x 1.765 x 1.565
Curb Weight : N/A 
Transmission : XTronic CVT
Drivetrain : Front Engine-Front Wheel Drive (FF)
Wheel : 17 inch, 215/55/17 Yokohama dB
Suspension : N/A
Safety : Crumple Zone, dual airbags, ABS+EBD+BA, Side Door Impact Beam
Special Features : i-CON (Integrated Control System), 3 Drive Mode (Comfort, Normal, Sport), Climate Control A/C, 2DIN LCD Head Unit with Wi-Fi, MP3, USB, AUX, Bluetooth ready, Smartkey, Start-Stop button, Red interior (Red edition only)

Review
Nissan Juke pertama kali diperkenalkan ke publik sebagai konsep, Nissan Qazana concept pada tahun 2009 di Geneva Motor Show. Tahun 2010 mulai produksi, dan 2011 baru masuk Indonesia. Nissan Juke menggunakan platform yang sama dengan Nissan March, dan untuk versi Indonesia mesin yang digunakan sama dengan Grand Livina, namun dengan penggunaan dual injector sehingga tenaganya meningkat 5hp dibanding Grand Livina dengan mesin yang sama, mesin ini kemudian digunakan oleh Nissan Evalia, dan All-New Grand Livina 2013. Sementara untuk versi 1.6 Turbo dengan mesin MR16DDT tidak masuk ke Indonesia. Tahun 2012 juga diperkenalkan RX red edition dimana perbedaannya terletak pada  panel-panel dasbor yang menggunakan warna merah.

Exterior
Berbicara exterior Nissan Juke, jujur saya secara menyeluruh kurang menyukainya. Dari belakang terlihat cukup elegan memang, dengan tarikan garis coupe menyerupai sportcar Nissan 370Z, namun dari depan.............. No comment...... Mulai panel setelah pilar hingga lampu utama saya tidak menyukainya.... Tampak depannya terlihat seperti kodok yang terinfeksi virus menjadi kodok mutan..... So strange, lampu kota dan lampu utama terpisah. Pasti sulit untuk membongkarnya.... Tapi desain itu subjektif, ada juga yang menyukai desain Juke yang agak "nyeleneh" ini, namun saya termasuk yang kurang menyukainya

Exterior Nissan Juke
(nissan.co.id)

Interior
Interior Juke juga tidak kalah aneh, mulai dari panel serba-bulat, sampai handel pintu krom juga bulat. Apakah ini bertujuan menyamakan dengan exteriornya yang membulat?

Interior Nissan Juke
(nissan.co.id)
Behind the Wheel
Satu hal yang saya harus kritik habis-habisan pada Juke ini, bahkan seluruh produk Nissan bergenre SUV juga seperti X-Trail, posisi mengemudinya. Pandangan kedepan justru terhalang oleh bonnet yang tinggi, akan sangat sulit untuk manuver menyalip, atau bahkan mendeteksi benda-benda di depan bonnet, dan juga cukup berbahaya menurut saya, karena terlalu banyak blind spot pada mobil ini. Mengemudikan crossover kompak seperti Juke pun jadi seperti mengemudikan mobil besar, bahkan saya lebih kesulitan mengemudikan Juke dibanding CR-V atau Pajero Sport yang lebih besar.
Ok cukup tentang posisi mengemudinya, waktunya tancap gas. Mobil yang disenjatai mesin HR15DE berteknologi dual injector dengan output daya 114PS ini cukup baik pada rentang RPM menengah dari 3000-5000, sehingga tidak menyulitkan saat kondisi stop-and-go dalam kota. Namun untuk RPM diatas itu tenaganya justru kosong. Meskipun pada mode SPORT hal ini cukup terobati. yang sangat disayangkan adalah tidak tersedianya manual-mode pada Juke, dimana sangat ironi dengan pangsa pasarnya yaitu anak muda yang suka memacu mobil hingga maksimal, tidak seperti kakaknya X-Trail yang pangsa pasarnya untuk orang dewasa yang cukup mapan justru disediakan M-mode.
Pengendalian Nissan Juke terasa begitu stabil, berkat paduan ban Yokohama dB berprofil tipis. Hanya saja kurang lincah, setir terlalu ringan sehingga feedbacknya minim, ditambah banyaknya blindspot terutama pada bonnet yang seakan-akan membuat anda seperti mengemudikan mobil besar. Tetapi dampak dari ban profil tipis ini adalah bantingan yang cukup keras, berbeda dengan produk Nissan yang terkenal dengan kelembutan bantingan suspensinya, yang 1 ini keras. Dan 1 yang saya harus kritisi, meskipun yang digunakan adalah ban silent Yokohama dB, namun road noise masih cukup mengganggu, dan ini yang harus disayangkan.

Ergonomika
Sayang sekali untuk soal ergonomika kabin, Juke tidak berbicara banyak. Bentuknya yang mirip coupe membuat row 2 juga terasa "coupe" alias sempit. Saya membandingkan dengan sedan 2 pintu seperti Mazda MX-6 '90 dan Honda Estilo '94 yang pernah saya naiki pun masih lebih enak row 2 nya. Bagasinya juga sangat sempit. 1 koper full size tidak akan muat apabila tidak memajukan sandaran jok baris kedua, dan juga jadi masalah bagi anda para audiophile, karena pemasangan subwoofer sangat mengganggu ruang bagasi.

Pros
- Stabil
- Kaya fitur
- Drive mode
- Desain belakang

Cons
- Mesin kurang bertenaga
- Blindspot
- Bonnet tinggi
- Desain depan
- Ruang kabin (sangat) sempit

Pendapat Pribadi
Nissan Juke sebenarnya mobil yang cukup well-built. Keberanian Nissan dengan model  yang "nyeleneh" ini justru memancing para kawula muda yang ingin tampil berbeda. Terbukti pada awal peluncurannya indent panjang karena overbooked. Namun beberapa point yang kurang penting justru menjadi ganjalan Juke untuk menjadi pilihan beberapa orang, di antaranya ruang kabin yang sangat tidak manusiawi, dan bagi pengemudi antusias, bonnet yang terlalu tinggi. Saya sering bertemu Nissan Juke di jalanan tidak berani mengambil celah-celah sempit yang padahal bisa dilewati oleh saya yang mengemudikan Honda CR-V yang lebih besar dengan sangat mudah. Pemikiran saya langsung tertuju pada bonnet Juke yang tinggi sehingga membuat driver ragu untuk menyalip. Juke ini cocok untuk para pria muda yang ingin tampil beda di sekolah/kampus, namun tidak saya rekomendasi untuk wanita, kecuali model yang punya paras tinggi. Postur tubuh wanita Indonesia rata-rata akan kesulitan untuk mengemudikannya dengan lincah karena pandangan terhalang oleh bonnet.

Trivia
- Nissan Juke pernah di recall pada tahun 2011 di Amerika terkait masalah turbocharger (pada  tipe 1.6T)
- Nissan mengeluarkan versi kencang dan hardcore dari Juke, yaitu Juke-R. Idenya adalah menjejalkan mesin VR38DETT yang merupakan milik sportscar GT-R pada bonnet Juke. 
- Juga ada tipe diesel di beberapa negara
- Pada awal peluncuran di Indonesia, Juke laris bahkan overbooked, tetapi juga banyak calon pelanggan yang beralih karena indent yang selalu mundur dan tidak jelas. 
- Teknologi dual injector pada mesin HR15DE di Juke ini juga digunakan pada Nissan Evalia dan All-New Grand Livina 2013, hanya saja pada Livina, tenaganya diturunkan sedikit sehingga tetap sama dengan Livina lawas (109PS)




2 comments:

  1. Saya baru mau masuk kuliah dan mau membeli mobil baru.. Sarannya mobil apa ya bang? Pengennya yg irit, nyaman, biaya jual kembali bagus dan lumayan gaya.. Hehee.. Kira" juke, jazz fit ( yg katanya juni keluar), yaris, mazda2 atau ford fiesta? Makasih bang! :D

    ReplyDelete